Award Winners

99 Persen Layanan Bank Aceh Siap Beroperasional Jaringan di Aceh Tamiang Kembali Normal

99 Persen Layanan Bank Aceh Siap Beroperasional Jaringan di Aceh Tamiang Kembali Normal
  Aceh Analisa

KARANG BARU – Titik terang mulai terlihat bagi pemulihan ekonomi di Bumi Muda Sedia. Setelah sempat lumpuh akibat hantaman bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor), sebagian besar jaringan kantor Bank Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang resmi beroperasi kembali mulai Senin (8/12/2025).

Langkah cepat ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat bergantung pada layanan perbankan syariah tersebut untuk transaksi harian maupun pemulihan usaha pasca-bencana.

4 Kantor Aktif, 3 Dalam Pemulihan

Dari total tujuh jaringan kantor yang ada di Aceh Tamiang, saat ini empat kantor sudah memberikan pelayanan penuh kepada nasabah, termasuk Kantor Cabang utama. Sementara itu, tiga Kantor Cabang Pembantu (KCP) lainnya yakni Capem Pulo Tiga, Capem Kota, dan Capem Upak masih dalam proses pemulihan intensif akibat dampak banjir yang cukup parah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa percepatan operasional ini adalah bentuk komitmen bank milik daerah dalam mengawal denyut ekonomi masyarakat Aceh di tengah ujian.

“Jaringan yang luas ini merupakan tulang punggung dalam melayani seluruh lapisan masyarakat. Pemulihan kantor adalah prioritas utama kami di samping misi kemanusiaan membantu warga yang terdampak,” ujar Fadhil.

Kerja Keras Tim Task Force

Keberhasilan mengaktifkan kembali layanan ini tidak lepas dari peran Tim Task Force Percepatan Operasional Kantor. Tim ini bekerja maraton memulihkan infrastruktur perbankan yang sempat lumpuh total.

Secara kumulatif di seluruh Aceh, dampak bencana kali ini memang cukup signifikan. Tercatat sebanyak 46 jaringan kantor Bank Aceh sempat terhenti operasionalnya demi keamanan aset dan keselamatan karyawan. Namun, berkat langkah taktis, kini 43 dari 46 kantor tersebut sudah kembali aktif melayani warga.

Optimalkan Layanan Digital

Mengingat beberapa titik masih dalam pembersihan, manajemen Bank Aceh mengimbau nasabah untuk tetap memanfaatkan:

  • Jaringan ATM yang sudah kembali berfungsi normal.

  • Layanan Mobile Banking (Action) yang siaga 24 jam tanpa harus keluar rumah.

Baca Juga  Jelang Dua Bulan Pascabanjir, Warga Langkahan Masih Susah Payah Bersihkan Lumpur di Rumah 

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dan aparat keamanan yang membantu proses pemulihan ini. Bank Aceh akan terus hadir untuk memastikan Aceh kembali bangkit dan tangguh,” tutup Fadhil.

Dengan kembalinya layanan perbankan di Aceh Tamiang, diharapkan roda ekonomi di perbatasan Aceh-Sumut ini dapat segera pulih total sebagaimana sedia kala.