ACEH BESAR – Dalam upaya mencetak aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas, sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar). Kegiatan ini berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai Senin, 8 Desember 2025.
Pelatihan ini menjadi langkah krusial dalam transformasi birokrasi di tingkat daerah. Tidak hanya sebagai syarat formal pengangkatan pegawai, Latsar ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dasar pelayanan publik yang prima di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap transparansi agraria.
Selama masa pendidikan, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang menyeimbangkan antara kemampuan teknis dan pembentukan karakter. Kurikulum yang diajarkan meliputi:
Penguatan Wawasan Kebangsaan: Membangun loyalitas dan pemahaman mendalam tentang peran ASN sebagai perekat bangsa.
Etika Pemerintahan: Menanamkan prinsip anti-korupsi dan akuntabilitas.
Tata Kelola Pertanahan Modern: Pemahaman mendalam mengenai peraturan perundang-undangan terbaru serta adaptasi terhadap sistem layanan pertanahan berbasis elektronik (digital).
Peningkatan kapasitas ini dinilai mendesak, mengingat kompleksitas masalah pertanahan di Aceh Besar yang membutuhkan penyelesaian yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat hukum.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar menegaskan bahwa pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas layanan di daerah. Beliau berharap, para CPNS yang telah lulus seleksi ketat ini mampu menyerap ilmu dengan maksimal dan mengimplementasikannya secara konkret saat kembali bertugas.
“Latsar ini adalah fondasi. Kami berharap para CPNS tidak hanya menjadi birokrat yang paham aturan, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat. Output yang kami harapkan adalah adanya percepatan layanan dan kepastian hukum bagi masyarakat Aceh Besar,” ungkapnya.
Dengan bekal kompetensi baru ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar optimis dapat menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan, mewujudkan birokrasi yang lebih efisien, serta meminimalisir potensi sengketa pertanahan melalui kinerja SDM yang berkualitas.
![]()